TRAVEL

RESTAURANT

CAMPUS CORNER

Jenis Berita

Berita Lempang
Penggusuran Penduduk Kampung Pulo yang Mempersempit Lebar Sungai
Gubernur DKI Jakarta mengakui memiliki tujuan tertentu dalam penggusuran rumah penduduk di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. Ahok mengatakan bahwa penggusuran itu tidak hanya di peruntukan normalisasi kali Ciliwung agar Jakarta bebas dari banjir.
Ada beberapa hal lain yang menjadi alasan, “ Dahulu sungai lebarnya 20-50 meter, sekarang tinggal 3-5 meter. Apakah 15 meter itu dari zaman dahulu? Engga mugkin. Itu jelas lahan urukan, Ujar Ahok.

Berita Tafsir
Penggusuran Penduduk Kampung Pulo menimbulkan korban
Mentri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK), Puan Maharani berharap agar relokasi Kampung Pulo dapat dilakukan dengan cara persuasif. Cara persuasif yang dimaksd yaitu adanya musyawarah, mufakat, tidak menimbulkan kegaduhan.
Puan yakin bahwa nantinya Gubernur DKI Jakarta akan lebih melakukannya dengan cara persuasif dan mengajak warga untuk berbicara. Namun apa yang telah diyakinkannya pun berbeda dengan realita, relokasi Kampung Pulo berujung dengan kerusuhan antara warga dengan petugas. Bahkan tidak hanya sampai kerusuhan tetapi juga menimbulkan korban luka, baik dari warga maupun petugas Satpol PP. Eko Prasetyo yang berumur 22 tahun diduga menjadi korban penganiayaan oleh Satpol PP.

Berita Investigasi
Kerusuhan Penggusuran di Kampung Pulo
Penertiban yang terjadi di kawasan Kampung Pulo, jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur (Jaktim) Kamis (20/8) berujung pada kerusuhan.  Para warga melawan aparat dengan melempar batu, kayu, hingga melontarkan petasan. Tak hanya itu salah satu backhoe yang terparkir dipinggiran kali Ciliwung pun menjadi pelampiasan amarah warga yang menolak untuk di gusur.
Alsan dari warga Kampung Pulo menolang penggusuran karena mereka menganggap bahwa tanah itu tanah milik mereka dan meskipun harus pindah maka harus ada ganti rugi yang diberikan untuk mereka.
Berita Mendalam
Banjir di bantaran Kali Ciliwung
Banjir bukanlah hal aneh di Ibu Kota Indonesia, sudah sekian lama banjir dibeberapa titik sering terdengar. Dan kali Ciliwung merupakan salah satu titik banjir yang menjadi pusat perhatian pemerintah di karenakan sering terjadi banjir apabila musim hujan telah tiba. Dan warga sekitar Kali Ciliwung meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan daerah mereka, karena mereka merasa kesulitan apabila musim hujan tiba.

Kali Ciliwung selalu banjir apabila musim hujan tiba karena adanya sampah – sampah yang mengendap dipinggiran kali. Sehingga air hujan yang cukup deraspun naik dan menggenangi rumah warga sekitar.

Komentar